Terdampak COVID-19, 200 ODHA/ADHA di Simalungun Mendapat Sembako

Terdampak COVID-19, 200 ODHA/ADHA di Simalungun Mendapat Sembako

SIMALUNGUN, (23 Mei 2020) – Ancaman pandemi Covid-19 membawa pengaruh besar bagi perekonomian masyarakat dunia tak terkecuali di Indonesia. Kehilangan pekerjaan menyebabkan sulitnya memenuhi kebutuhan pokok bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan ADHA (Anak Dengan HIV AIDS).

Pandemi ini mengakibatkan lumpuhnya pemenuhan ekonomi keluarga. Balai Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (BRSODH) “Bahagia” di Medan yang merupakan salah satu Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan sosial sebanyak 200 paket sembako kepada ODHA/ADHA yang ada di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Sri Wibowo selaku Kepala BRSODH “Bahagia” di Medan menyampaikan bahwa dalam menentukan kebutuhan pokok apa saja yang akan diberikan, Balai “Bahagia” tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi ODHA/ADHA yang tinggi. Pemenuhan kebutuhan pokok meliputi beras, kacang hijau, minyak goreng, teh celup, telur dan gula pasir dengan total harga Rp 300 ribu/paket. “Tak lupa pemenuhan kebutuhan susu bagi ADHA sesuai dengan umur mereka,” timpal Sri Wibowo.

Pemberian bantuan sosial sembako ini dilaksanakan di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Simalungun dengan melibatkan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Simalungun Support dan Siantar Plus. Kedua LKS ini merupakan lembaga yang memiliki perhatian terkait isu-isu HIV/AIDS di Kabupaten Simalungun.

Dalam pemberian bantuan sosial ini, Balai “Bahagia” bekerjasama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang berada di wilayah Simalungun dalam hal pendataan calon penerima bantuan sosial. “Itu perlu supaya data penerima bantuan valid dan tepat sasaran,” ungkap Sri Wibowo pada saat berada di KPA Simalungun.

Sri Wibowo berharap bantuan ini dapat menjadi tepat guna dalam pemenuhan kebutuhan dasar ODHA/ADHA. Tidak ketinggalan juga, Sri Wibowo menyampaikan pada penyaluran bantuan kali ini terdapat 13 orang ADHA yang menjadi dampingan LKS. “Semoga sembako ini dapat meningkatkan nutrisi bagi anak-anak kami. Insya Allah,” lanjutnya. Setelah memberikan kata sambutan, dilakukan penyerahan sembako secara simbolis kepada penerima bantuan sembako. Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan KPA Simalungun yang menyambut baik respon cepat yang diberikan Kementerian Sosial RI melalui Balai “Bahagia” terhadap teman-teman ODHA/ADHA.

“Terima kasih buat semuanya. Hal ini sangat membantu kami pada saat sekarang-sekarang ini,” ungkap TS selaku penerima bantuan dengan haru.

Bantuan Sosial Sembako merupakan salah satu respon cepat Kementerian Sosial dalam penanganan pandemi Covid-19. Balai “Bahagia” sendiri menargetkan 1175 bantuan sosial kepada ODHA/ADHA yang menjadi dampingan LKS. Menggandeng 9 LKS yang berada di Kota Medan, Simalungun, Karo dan Aceh diharapkan bantuan ini dapat tersalurkan paling lama pada tanggal 29 Mei 2020. “Semoga pandemi ini cepat berlalu,” tutup Sri wibowo.

 

Humas Balai “Bahagia” di Medan

Share this post

Comments (2)

  • Wibowo Reply

    Terus bergerak untuk pemutusan covid-19

    24 Mei 2020 at 8:46 am
  • PTS Reply

    Terus menebar kebaikan, dan sigap dalam memutuskan penyebaran covid-19

    18 Juni 2020 at 2:46 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Selamat Datang

Silahkan pilih Layanan yang anda inginkan

Pelayanan Dalam Balai

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan di dalam BRSODH Bahagia Di Medan

Respon Kasus

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan berdasarkan Laporan Masyarakat dan kaitannya dengan Pelayanan Luar BRSODH Bahagia Di Medan

Konseling

Pelayanan konsultasi Psikologi bagi masyarakat terkait HIV AIDS

Pengaduan Masyarakat

Media bagi Masyarakat untuk Melaporkan tentang Pelayanan BRSODH Bahagia Di Medan

Sahabat ODHA

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan bagi ODHA
Chat Support
×