Sentra Bahagia Medan Bersama Masyarakat Peduli Disabilitas Indonesia (MPDI) Fasilitasi Kaki Palsu

1
114

MEDAN (15 Mei 2022) – Tim Sentra “Bahagia” di Medan menindaklanjuti hasil asesmen terhadap Ridho (18th), PPKS disabilitas fisik asal Labuhanbatu Utara. Hasil asesmen menyatakan bahwa PPKS membutuhkan kaki palsu untuk membantunya dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Diketahui PPKS mengalami disabilitas fisik dikarenakan kecelakaan sewaktu kelas 2 SMA. Awalnya kaki PPKS yang patah hanya dari pertengahan telapak kaki ke jari-jari. Namun setelah diperiksa, Dokter menyarankan agar kaki PPKS diamputasi dari atas mata kaki.

Tim Sentra berkoordinasi dengan Masyarakat Peduli Disabilitas Indonesia (MPDI) terkait kebutuhan PPKS. Kemudian dilakukan pengukuran kaki yang dilaksanakan di Sekretariat MPDI, Jl. A.R Hakim Gang. Kantil No. 36 C, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kec. Medan Area, Kota Medan, Prov. Sumatera Utara. didampingi Kasubbag Tata Usaha, Pekerja Sosial dan Perawat Sentra Bahagia Medan.

“Saya berterima kasih kepada Kementerian Sosial, semoga kaki palsu tersebut dapat membantu saya dalam beraktivitas”. Ujar Ridho.

Proses Pengukuran kaki palsu tersebut berjalan dengan baik dan tidak ada kendala. Pembuatan kaki palsu ini memerlukan waktu 1 bulan lamanya sehingga PPKS untuk sementara menggunakan tongkat/ kruk untuk beraktivitas.

Dengan adanya koordinasi antara Sentra “Bahagia” di Medan dan MPDI diharapkan dapat mempermudah penyandang disabilitas untuk mengakses kebutuhannya.

 

Nora Werayana dan Humas Sentra “Bahagia” di Medan

1 KOMENTAR

Comments are closed.