Respon Kasus Anak Penyandang Disabilitas Terlantar di Kota Gunungsitoli

Respon Kasus Anak Penyandang Disabilitas Terlantar di Kota Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, (01 Februari 2021). Kementerian Sosial melalui Balai Karya Bahagia Medan merespon kasus salah seorang anak Penyandang Disabilitas (PD) di Kota Gunungsitoli. Respon tersebut berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya anak PD yang ditelantarkan. Sebagai tindak lanjut, Tim Balai Karya Bahagia Medan mengunjungi keluarga anak PD yang beralamat di Jalan Diponegoro Tohia Pantai Lingkungan IV Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli (29/01).

PJ (inisial) adalah seorang anak PD berusia 11 tahun, yang mengalami disabilitas ganda (mental dan tunawicara) sejak usia 2 tahun. PJ tinggal bersama saudari perempuan yaitu MJ (19 tahun) dan SJ (15 tahun). Selain itu, ia turut dirawat oleh neneknya berinisial DL yang rumahnya bersebelahan.

PJ tidak mampu menjalankan aktivitas sehari-hari seperti anak-anak yang sebaya dengannya. Namun, PJ adalah anak yang sangat aktif sehingga keluarga selalu memantau kondisinya setiap saat. Keluarga terkadang mengurung PJ untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, apalagi rumah yang hanya beberapa meter dari pantai. Walau demikian, PJ terkadang dibiarkan bermain keluar rumah dengan tetap didampingi.

Ayah mereka telah meninggal sekitar 4 tahun yang lalu. Sedangkan ibunya sendiri telah pergi sekitar 3 bulan yang lalu. Menurut informasi yang didengar, ibunya menikah lagi dan alamat saat ini belum jelas. Kebutuhan hidup saat ini hanya bisa bergantung pada nenek dan pamannya. Selain itu, kakak perempuan MJ sudah mulai bekerja beberapa hari yang lalu untuk membantu mencari nafkah.

Keluarga PJ telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan termasuk penerima BPNT/ Sembako. Namun kartu BPNT tersebut dipegang oleh ibu, sehingga bantuan pangan dari pemerintah tidak turut dirasakan oleh PJ dan saudaranya.

Melihat permasalahan yang dialami oleh anak PD, selanjutnya Tim Respon Kasus Balai Karya Bahagia Medan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Gunungsitoli (01/02). Tim Balai berupaya mengadvokasi agar PJ mendapatkan perhatian dari Pemerintah.

“Jadi permasalahan yang utama sebenarnya keluarga tidak mau PJ dibawa ke panti, jadi rehab berbasis keluarga. Dan ini menurut Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda menjadi tanggung jawab dinsos kota/kabupaten.” kata Tama, mewakili Tim Balai saat berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat.

“Mereka terdaftar dalam DTKS dan termasuk penerima BPNT, hanya saja kartu BPNT dipegang oleh ibu mereka yang alamatnya tidak jelas saat ini. Ini yg butuh diselesaikan oleh dinsos” tambahnya

Dinas Sosial menyampaikan bahwasanya Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Sosial Kota Gunungsitoli telah mengunjungi PJ dan telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya mengatasi permasalahan anak PD. PJ pernah ditawarkan untuk dibawa ke Panti, namun keluarga besar tidak mengizinkan dengan alasan keluarga sendiri yang merawat dan harapan bisa melihat kondisi anak setiap hari.

Pada pertemuan tersebut, Tim Balai dan Dinas Sosial Kota Gunungsitoli telah merumuskan beberapa upaya tindak lanjut agar anak PD dan keluarga segera mendapatkan asistensi dalam bentuk program pemerintah yang membantu memenuhi kebutuhan pokok. Salah satu opsinya adalah dengan memasukkan anak PD dan saudaranya sebagai penerima BPNT. Selain itu, Tim akan berupaya agar yang bersangkutan mendapatkan layanan kesehatan berupa Penerima Bantuan Iuran Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan saudaranya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

 

Humas Balai Karya Bahagia Medan

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Selamat Datang

Silahkan pilih Layanan yang anda inginkan

Pelayanan Dalam Balai

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan di dalam BRSODH Bahagia Di Medan

Respon Kasus

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan berdasarkan Laporan Masyarakat dan kaitannya dengan Pelayanan Luar BRSODH Bahagia Di Medan

Konseling

Pelayanan konsultasi Psikologi bagi masyarakat terkait HIV AIDS

Pengaduan Masyarakat

Media bagi Masyarakat untuk Melaporkan tentang Pelayanan BRSODH Bahagia Di Medan

Sahabat ODHA

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan bagi ODHA
Chat Support
×