Optimalkan Pelayanan di 2021, Balai Karya Bahagia Medan Adakan Rapat ATENSI

Optimalkan Pelayanan di 2021, Balai Karya Bahagia Medan Adakan Rapat ATENSI

MEDAN (12 Januari 2021), Balai Karya Bahagia Medan menyelenggarakan Rapat Atensi dalam rangka membahas pelaksanaan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) terhadap orang dengan HIV di tahun 2021. Rapat tersebut berlangsung di aula balai yang diikuti oleh ASN dan PPNPN.

Kepala Balai, Sumarno Sri Wibowo menyampaikan bahwa manajemen kasus Atensi bagi orang dengan HIV meliputi Atensi berbasis keluarga, berbasis komunitas dan berbasis residensial.

“Target tahun ini sebanyak 1.020 orang yang terdiri dari orang dengan HIV, orang yang hidup ODHA, dan ADHA,” terang Wibowo

“Dari target tersebut, untuk yang berbasis residensial atau pelayanan dalam balai hanya sebanyak 30 orang, sementara selebihnya 990 orang diberikan Atensi berbasis keluarga dan atau berbasis komunitas” tambahnya.

Wibowo juga mempertegas bahwa balai saat ini memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan tidak hanya bagi orang dengan HIV, namun juga terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lainnya khususnya kluster Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TS KPO). Hal tersebut menindaklanjuti arahan dari Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini untuk membantu kelompok marjinal dalam mengakses layanan publik.

“Kelompok marjinal tersebut bisa seperti gepeng, anak terlantar, pemulung, gelandangan, dan sebagainya harus kita layani. Misalnya diarahkan ke balai, selanjutnya asesmen dan dari asesmen tersebut kita rujuk ke lembaga atau LKS yang tepat untuk menangani permasalahan sosial yang dihadapi oleh PPKS” kata Kepala Balai yang akrab dipanggil Wibowo

“Misalnya tidak punya KK, KTP atau administrasi lainnya sehingga tidak mendapat bantuan seperti BLT, PKH dan layanan lainnya. Bisa kita rujuk ke Dinas Sosial untuk didata di DTKS atau Dinas Kependudukan untuk kebutuhan KTP atau yang lainnya” jelasnya.

Atensi dilaksanakan dalam 7 (tujuh) bentuk berupa dukungan pemenuhan hidup layak; perawatan sosial dan/atau pengasuhan anak; dukungan keluarga; terapi fisik, terapi psikososial, dan terapi mental spiritual; pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan; bantuan sosial dan asistensi sosial; dan dukungan aksesibilitas.

PPKS yang menerima Atensi disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan yang dialami. Lama pelayanan dan dukungan yang diberikan kepada orang dengan HIV berbeda satu sama lain berdasarkan hasil asesmen dan pembahasan dari para pekerja sosial dan petugas.

Adanya target yang berbeda dari tahun sebelumnya, Wibowo berharap seluruh SDM baik ASN maupun PPNPN mampu bekerjasama dalam menyelenggarakan Atensi bagi PPKS secara optimal. Dengan demikian, semangat KEMENSOS HADIR akan optimal bagi para pemerlu pelayanan.

Humas Balai Karya Bahagia Medan

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Selamat Datang

Silahkan pilih Layanan yang anda inginkan

Pelayanan Dalam Balai

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan di dalam BRSODH Bahagia Di Medan

Respon Kasus

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan berdasarkan Laporan Masyarakat dan kaitannya dengan Pelayanan Luar BRSODH Bahagia Di Medan

Konseling

Pelayanan konsultasi Psikologi bagi masyarakat terkait HIV AIDS

Pengaduan Masyarakat

Media bagi Masyarakat untuk Melaporkan tentang Pelayanan BRSODH Bahagia Di Medan

Sahabat ODHA

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan bagi ODHA
Chat Support
×