Balai “Bahagia” Medan Serahkan Bantuan Kewirausahaan Kepada ODHIV Di Pematang Siantar

Balai “Bahagia” Medan Serahkan Bantuan Kewirausahaan Kepada ODHIV Di Pematang Siantar

SIANTAR, (07 Oktober 2020). Balai “Bahagia” Medan menyelenggarakan kegiatan Respon Kasus bagi Orang dengan HIV (ODHIV) di Kota Pematang Siantar. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari sejak Senin (05 Oktober) di Aula KDS Siantar Plus.

Peserta sebanyak 15 orang yang merupakan ODHIV dampingan KDS Siantar Plus. Selama pelaksanaan, para peserta diberikan pelatihan keterampilan membuat kue Nastar, bolu Kukis dan bolu Cake.

Di akhir kegiatan, masing-masing peserta mendapatkan bantuan kewirausahaan dari Balai “Bahagia” Medan senilai Rp2.500.000 yang ditransfer melalui rekening peserta. Bantuan kewirausahaan digunakan untuk mengembangkan usaha atau keterampilan membuat aneka jenis kue yang diperoleh selama mengikuti kegiatan Respon Kasus yang diselenggarakan oleh Balai “Bahagia” Medan.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Balai “Bahagia” Medan, Sumarno Sri Wibowo kepada perwakilan peserta. Penyerahan turut didampingi oleh Kasi Advokasi Sosial, Sinarta dan Kasi Rehabilitasi Sosial, Tien Septemberiawati dan disaksikan oleh pengurus KDS Siantar Plus.

Melalui laporannya, Sinarta menyampaikan bahwa kegiatan Respon Kasus yang diselenggarakan kepada ODHIV di Kota Pematang Siantar terlaksana dengan baik atas kerjasama Balai dengan KDS Siantar Plus. Dimana, pengurus KDS Siantar Plus mampu memberikan data peserta kegiatan beserta persyaratan administrasi kepada petugas balai dalam waktu cepat.

Sinarta melaporkan juga bahwa pada hari kedua telah hadir dari Dinas Sosial P3A Kota Pematang Siantar yang diwakili oleh Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Muhammad Novrizal. Novrizal mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah peduli terhadap ODHIV di Kota Pematang Siantar. Selain itu, Novrizal berharap kerjasama dari Siantar Plus dalam hal pendataan ODHIV sebagai bahan untuk mengajukan program-program dari Dinas Sosial yang disasarankan kepada ODHIV di Kota Pematang Siantar.

Saat memberikan arahan, Wibowo berharap bantuan kewirausahaan yang diberikan oleh Kementerian Sosial RI melalui Balai “Bahagia” Medan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta. Wibowo mengajak peserta agar selalu berkomunikasi dengan KDS Siantar Plus guna mengetahui informasi dan edukasi terkait program-program untuk ODHIV.

“Pada tahun 2021, model pelayanan rehabilitasi sosial berbeda dengan sebelumnya. Pendekatan yang dilakukan yaitu Atensi atau Asistensi Rehabilitasi Sosial dimana pelayanan rehabilitasi sosial diselenggarakan dengan berbasis residensial, berbasis komunitas dan berbasis keluarga” kata Wibowo.

“Tahun 2021 juga, Balai Bahagia Medan memiliki target 1.020 ODHA, bantuan kewirausahaan yang diberikan berbeda-beda tergantung dari kebutuhan setiap ODHA. Penilaian kebutuhan ini nantinya dilakukan oleh Pekerja Sosial saat melakukan asesmen dengan penerima Manfaat” tambah Wibowo.

Salah seorang peserta berinisial SY mengucapkan terima kasih atas perhatian Balai “Bahagia” Medan terhadap ODHIV di Kota Pematang Siantar. SN berkomitmen keterampilan dan bantuan yang diterima dapat bermanfaat dengan baik agar dapat membantu memenuhi kehidupan sehari-hari.

Humas BRSODH “Bahagia” Medan

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Selamat Datang

Silahkan pilih Layanan yang anda inginkan

Pelayanan Dalam Balai

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan di dalam BRSODH Bahagia Di Medan

Respon Kasus

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan berdasarkan Laporan Masyarakat dan kaitannya dengan Pelayanan Luar BRSODH Bahagia Di Medan

Konseling

Pelayanan konsultasi Psikologi bagi masyarakat terkait HIV AIDS

Pengaduan Masyarakat

Media bagi Masyarakat untuk Melaporkan tentang Pelayanan BRSODH Bahagia Di Medan

Sahabat ODHA

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan bagi ODHA
Chat Support
×