20 ODHA di Deli Serdang Dapat Bansos Melalui Program KIE Balai “Bahagia” Medan

20 ODHA di Deli Serdang Dapat Bansos Melalui Program KIE Balai “Bahagia” Medan

DELI SERDANG, (18 September 2020). Balai “Bahagia” Medan hadir melayani orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Kabupaten Deli Serdang melalui program bimbingan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) bagi ODHA. Kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari sejak Kamis (17/9) yang berlangsung di aula pertemuan Deli Serdang Plus (DSP).

Kasi Advokasi Sosial, Sinarta sedang menyampaikan informasi tentang penggunaan bantuan sosial program KIE bagi ODHA

Penerima manfaat pada kegiatan ini sebanyak 20 ODHA di Kabupaten Deli Serdang yang merupakan ODHA dampingan DSP. Kepala Seksi Advokasi Sosial, Sinarta menjelaskan bahwa masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sosial senilai Rp3.562.500,- yang ditransfer melalui rekening.

“Total bantuan sosial KIE yang diserahkan kepada 20 ODHA di Kabupaten Deli Serdang senilai Rp71.250.000,-. Bantuan ini diperuntukkan untuk pemenuhan nutrisi bagi ODHA selama 3 (tiga) bulan, sehingga penarikan uang bansosnya dilakukan secara bertahap selama 3 (tiga) kali.” jelas Sinarta kepada peserta yang hadir.

Kasubag TU, Robert Sitorus (kedua dari kanan) berfoto usai menyerahkan bantuan sosial secara simbolis ke penerima manfaat didampingi oleh Sinarta (pertama dari kanan) dan Khairul Siregar (pertama dari kiri).

Bantuan sosial tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Balai yang diwakili Kasubag Tata Usaha, Robert Sitorus. Penyerahan turut didampingi oleh Sinarta selaku penanggung jawab kegiatan KIE dan disaksikan oleh Kepala Dinas Sosial Deli Serdang yang diwakili oleh Kabid Rehabilitasi Sosial, Khairul Saleh Siregar dan pengurus DSP.

Pada kegiatan tersebut, Robert turut menyampaikan informasi mengenai profil Balai Rehabilitasi Orang Dengan HIV “Bahagia” Medan dan bisnis proses Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi ODHA. Robert menekankan bahwa pendekatan pelayanan rehabilitasi sosial di tahun mendatang (2021) adalah berbasis residensial, berbasis keluarga dan berbasis komunitas atau dikenal dengan istilah Atensi. Ia berharap dengan pendekatan Atensi, para ODHA bisa terlibat aktif dalam komunitas atau Kelompok Dukungan Sebaya (KDS).

Robert sedang memaparkan informasi tentang BRSODH “Bahagia” Medan dan bisnis proses asitensi rehabilitasi sosial bagi ODHA.

Sementara itu, Khairil yang hadir mewakili Dinas Sosial turut menyampaikan informasi terkait kebijakan penanganan ODHA oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Walaupun hingga saat ini belum ada program khusus penanganan ODHA dari Dinsos, Khairil mencoba mengadvokasi beberapa permasalahan dan kebutuhan yang dialami oleh ODHA selama ini. Salah satu kebutuhan tersebut adalah para ODHA bisa difasilitasi menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengingat kebutuhan ODHA terhadap fasilitas layanan kesehatan cukup penting.

Salah seorang penerima manfaat mengajukan pertanyaan kepada para narasumber.

Selama kegiatan berlangsung, peserta yang hadir begitu antusias mengikuti penyampaian materi dari narasumber Robert dan Khairul. Hal tersebut ditunjukkan dengan munculnya pertanyaan dari beberapa peserta terkait program dan layanan yang diberikan pemerintah, termasuk pemberdayaan ODHA dan juga terhadap komunitas.

Humas BRSODH “Bahagia” di Medan

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Selamat Datang

Silahkan pilih Layanan yang anda inginkan

Pelayanan Dalam Balai

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan di dalam BRSODH Bahagia Di Medan

Respon Kasus

Informasi tentang Pelayanan yang diberikan berdasarkan Laporan Masyarakat dan kaitannya dengan Pelayanan Luar BRSODH Bahagia Di Medan

Konseling

Pelayanan konsultasi Psikologi bagi masyarakat terkait HIV AIDS

Pengaduan Masyarakat

Media bagi Masyarakat untuk Melaporkan tentang Pelayanan BRSODH Bahagia Di Medan

Sahabat ODHA

Masyarakat yang ingin memberikan dukungan bagi ODHA
Chat Support
×